Minggu, 13 Mei 2012

SINOPSIS FILM ALANGKAH LUCUNYA NEGERI INI


Film “Alangkah Lucunya Negeri Ini” merupakan salah satu Film Komedi Indonesia Tahun 2010 yang dirilis oleh Deddy Mizwar. Cerita dari film ini ditulis oleh Musfar Yasin, dan diperankan oleh Reza Rahadian, Deddy Mizwar, Slamet Rahardjo, Jaja Mihardja, Tio Pakusadewo, Asrul Dahlan, Ratu Tika Bravani, Rina Hasyim, Sakurta Ginting, Sonia, dan Teuku Edwin. Film ini bertemakan pendidikan, dalam alur ceritanya pemeran berniat untuk merubah anak-anak yang berprofesi mencopet.
Saya mencoba sedikit mengulas dengan pengambl beberapa pelajaran dari film tersebut. Dalam hal ini saya lebih mengedepankan masalah yanbg mekanda ibu pertiwi.
Dalam film ini menceritakan seorang pemuda lulusan s1 yang sulit mencari pekerjaan. sehingga memunculkan perdebatan antar kedua orang tua yang menganggap pendidikan penting atau tidak. Sebuah fenomena yang tidak asing lagi, bahwa sulitnya mencari sebuah pekerjaan di negri ini. Hal ini bukan membuktikan bahwa pendidikan itu tidak penting, pendidikan itu sangat penting, tetapi selain kita mengenyan pendidikan diperlukan sosialisasi untuk memperluas jaringan komunikasi kita untuk mempermudah kita dalam mencari pekerjaan. Dalam film ini juga menceritakan tentang kemiskinan yang melanda negeri. Hal ini digambarkan oleh sekumpulan anak jalanan yang berprofesi sebagai pencopet. Sungguh sedih jika kita bayangkan, anak-anak yang masih kecil yang sudah harus mencari uang demi mempertahankan hidup. Ditambah lagi mereka melakukannya dengan cara mencopet. Kenapa hal ini bisa terjadi?lagi-lagi faktor pendidikan yang menyebabkan ini semua. Faktor mahalnya pendidikan atau masih tertanam bahwa pendidikan itu tidak penting. Tetapi jika telah berpendidikan bisa menjamin hidup atau tidak melakukan perbuatan haram?? Lagi-lagi sebuah permasalahan yang sedang melanda negeri ini. Dalam film ini juga mengangkat cerita orang berpendidikan yang berprofesi sebagai pencopet (KORUPTOR). Sehingga tidak ada bedanya antara orang berpendidikan ataupun tidak berpendidikan. Bagaimana kita mamp menyikapi permasalahan ini? AGAMA, ya benar. Semuanya harus dibekali dengan ilmu agama agar semuanya menjadi terarah dan lebih baik. Satu lagi, saat mereka (pencopet jalanan)  telah diarahkan menjadi pengasong untuk mencari rezeki dengan cara yang halal, ada Satpol PP yang mengejar-ngejar mereka. Sehingga mereka berpikir. “apa bedanya jadi penvopet atau pengesong,sama-sama harus dikejar-kejar dan masuk penjara”. Menjadi pencopet mendapat penghasilan banyak tapi dikejar-kejar masa, menjadi pengasong penghasilan sedikit tapi juga dikejar-kejar satpol PP, menjadi koruptor penghasilan banyak tapi enak-enakan duduk diatas kursi dan diruangan yang nyaman. Sungguh sayang negeri ini jika fenomena ini terus dibiarkan tanpa ada solusi yang lebih baik. Sebuah harapan dari para pencopet jalanan setelah mereka diberikan pendidikan, melalui syair lagu Indonesia Raya. Mereka meng-amin-kan ibarat sebuah doa.

1 komentar:

  1. harusnya film-film yang sarat akan moral ini diperbanyak di indonesia, agar bangsa ini sadar akan kebobrokan negara ini !!
    keep posting bro !

    BalasHapus